Merdeka!! hidup atau mati!!… begitulah semboyan para pahlawan-pahlawan kita yang telah berusaha meraih kemerdekaan dari tangan penjajah. Para pahlawan-pahlawan yang rela berkorban demi terwujudnya pengibaran sang saka merah putih di bumi pertiwi ini. Apa yang harus kita lakukan sebagai generasi muda yang telah menikmati hasil jerih payah mereka, apa kita harus duduk-duduk saja menikmatinya atau bahkan malah merusak kemerdekaan yang sudah lebih dari setengah abad ini. Sebuah napak tilas menjelang detik-detik proklamasi yang mungkin bisa membangkitkan jiwa nasionalisme kita semua terutama sebagai generasi muda.
Peristiwa detik-detik kemerdekaan ini dimulai dengan adanya bom oleh amerika di kota Hirosima (6 agustus 1945) dan Nagasaki (9 agustus 1945) di negara jepang, yang akhirnya menyebabkan jepang menyerah pada amerika serikat dan sekutunya. sehingga momen ini akan dimanfaatkan oleh indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan. Soekarno, Hatta selaku pimpinan PPKI dan Radjiman Wedyodiningrat sebagai mantan ketua BPUPKI diterbangkan ke Dalat, 250 km di sebelah timur laut Saigon, Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang di ambang kekalahan dan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia.
10 agustus 1945, Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI, dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang. Syahrir memberitahu penyair Chairil Anwar tentang dijatuhkannya bom atom di Nagasaki dan bahwa Jepang telah menerima ultimatum dari Sekutu untuk menyerah. Syahrir mengetahui hal itu melalui siaran radio luar negeri, yang ketika itu terlarang. Berita ini kemudian tersebar di lingkungan para pemuda terutama para pendukung Syahrir. (more…)





) kewajibanku.. tapi gak papalah sesekali kan boleh ngebolos.. he…
(dari kiri kemplu,khuclukz,andy,nhoenk,udin,endog,sothenk)
okey langsung cabut naik angkot menuju terminal arjosari disambung lagi menuju lawang dan nyampai dech di pos 1. dari pos 1 pukul 5 an.. disambut dengan ujan gerimis dan akhirnya nyampek di pos 2 sekitar pukul 19.30.. langsung ja ndirikan tenda, masak n akhirnya makan dech.. so tak lupa poto dulu ah..


















